Tampilkan postingan dengan label Informasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Informasi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 18 Juli 2014

Tangis Vina Panduwinata Pecah saat Ingat Dua Keponakannya

 


 
Suara.com - Keluarga penyanyi Vina Panduwinata akan menggelar tahlilan untuk memanjatkan doa bagi dua keponakan Vina, Shaka Tamaputra dan Miguel Gyasi Panduwinata yang jadi korban jatuhnya pesawat MAS MH17 akibat ditembak peluru kendali di kawasan Torez, dekat kota Shakhtarsk di timur Ukraina, Kamis (17/7/2014) sore waktu setempat.

“Nanti malam ada tahlilan. Ini malam pertama. Saya mau tahilan selama tujuh hari,” kata Mama Ina, sapaan akrab Vina, ditemui di ayah korban, Jani Panduwinata, komplek Bona Indah, B3 no 23. Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Jumat (18/7/2014).

Pantauan Suara.com, sejumlah kerabat maupun keluarga sudah berdatangan ke rumah bercat putih itu. Tampak pula beberapa karangan bunga ucapan berduka yang berdiri rapih di depan pagar rumah.
Sebelumnya, warga setempat juga sempat menggelar salat gaib di rumah duka siang tadi. Malam harinya, mereka akan kembali untuk ikut tahililan bersama keluarga.
Shaka dan Miguel, merupakan anak laki-laki dari Jani Panduwinata, adik bungsu Vina hasil pernikahannya dengan Shamira. Keduanya tidak tercatat dalam daftar korban WNI karena sudah menjadi warganegara Belanda.

Pesawat MAS MH17 yang ditumpangi Shaka dan Miguel jatuh dalam perjalanan menuju bandara Kuala Lumpur, Malaysia dari bandara Schippol, Amsterdam, Belanda. Pesawat mengangkut 283 penumpang dan 15 awak pesawat. 12 orang di antaranya WNI. Tak ada korban selamat dalam peristiwa tersebut.

Dua Keponakan Jadi Korban MAS MH17, Vina Panduwinata Berurai Air Mata

 

Jakarta, Hanter - Vina Panduwinata mengaku syok karena dua orang dari beberapa warga negara Belanda, korban pesawat naas MH17 yang jatuh di Ukraina, dengan dugaan tertembak sebuah roket, adalah keponakannya.

Kedua keponakan penyanyi legendaris era-80 itu adalah Shaka Tamaputra Panduwinata (21) dan Miguel Gyasi Panduwinata (13). Keduanya adalah kakak beradik.

Ditegaskan si burung camar, awalnya keluarga menduga penumpang pesawat naas tersebut, masih ada yang selamat, tapi setelah melihat berkeping-keping pesawat, habis tersebut langsung pupus.


"Banyak sih sebenarnya, karena kan kita sering jalan, mereka gak pernah sungkan-sungkan sama mama Ina. Bahkan Miguel dah kaya anak mama Ina sendiri," ungkap Vina yang sekarang ini acap membahasakan dirinya dengan sebutan Mama Ina kepada terbit di rumahnya Taman Bona Indah Blok B3 No. 20, Jakarta Selatan.


Keduanya dikatakan mama Ina, punya rencana akan pulang kampung ke Indonesia untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga, dan melanjutkan berlibur ke Pulau Dewata sampa pada 13 Agustus mendatang.

Semua rencana itu, akhirnya kandas disaat membaca berita tragedi pesawat yang ditumpangi keponakannya.

 


Pesawat Malaysia Airlines bernomor MH17 berpenumpang 298 orang jatuh di perbatasan Rusia-Ukraina, Kamis (17/7). Pesawat tersebut terbang dari Amsterdam menuju Kuala Lumpur.

Menurut Kantor berita Reuter, Jumat (18/7), jenazah ditemukan di antara puing-puing pesawat. Burung besi itu ada di dekat Desa Grabovo dan puingnya terlempar hingga 15 kilometer.

Sekitar habis solat Jumat rumah duka di penuhi isak tangis atas kepergian yang tidak disangka-sangka itu. Keluarga pun langsung menggelar solat ghoib di rumah duka.
Vina sangat terguncang mendengar kabar ini, bahkan air matanya terus menetes tanpa ia hiraukan. Kepergian kedua kakak beradik itu jelas membuatnya tak berdaya, pasalnya baru-baru inimereka sudah banyak rencana akan menghabiskan waktu bersama.

"Sedih sekali ya. Dua tiga minggu yang lalu saya gampang nangis, kenapa ya, kalau di luar itu nggak. Seminggu ini, Miguel itu kan dari kecil sudah disaratain jadi anak mamah Ina ya. Kalau dalam jawa kan ada yang kaya gitu," ujarnya tersedu-sedu.
Rencananya besok, Jani Panduwinata, ayah Shaka dan Miguel berencana terbang ke Ukraina untuk  memastikan kabar dan mengawal proses identifikasi hari ini.

"Rencanannya ayahnya akan berangkat ke Ukraina untuk mengurus semuanya. Melihat apa yang tersisa apa yang masih dibawa. Adek aku yang penting bisa melihat jenazahnya biar puas. Kemungkinan tak bisa lebaran disini. Kita semua ingin tahu apa kejadian sebenarnya, apakah di rudal?" kata Vina sambil mengusap air mata dengan tisu.

Shaka dan Miguel, merupakan anak laki-laki dari Jani Panduwinata, adik bungsu Vina hasil pernikahannya dengan Shamira. Keduanya tidak tercatat dalam daftar korban WNI karena sudah menjadi warganegara Belanda. Pesawat MAS MH17 yang ditumpangi Shaka dan Miguel jatuh dalam perjalanan menuju bandara Kuala Lumpur, Malaysia dari bandara Schippol, Belanda. Pesawat diduga ditembak  peluru kendali.


Doa dan Harapan Vina Panduwinata
 
Tak ada yang bisa dilakukan Vina, ia pun berharap dan berdoa, meski apa yang terjadi tidak akan pernah kembali.

"Lagi minta sama Tuhan, bahwa mereka masih ada karena anak-anak yang masih bersih. Mamah yakin mereka mendapatkan tempat yang baik. Karena mereka tak bersalah apa-apa. Mereka pasti akan ada di taman surga," pintanya.


Omo, Pembantu Menangis
 

Ada kisah dibalik kesedihan yang dialami kedua kakak beradik yang tewas bersama ratusan penumpang lainnya. Almarhum berniat akan berlibur bersama keluarga tercinta ke Pulau Dewata, Bali.
Bahkan almarhum sudah mempersiapkan tiket dan akan mengikutsertakan pembantu yang bernama Omo. Menurut ceritanya, sebelum kejadian almarhum berbicara kepada Omo. Almarhum sangat sayang kepada pria yang disapa mamang ini.

"Mang nanti ikut liburan ke Bali ya, saya sudah nabung dari kemarin untuk beli tiket mamang ke Bali," ungkap Omo kepada Harian Terbit, di perumahan taman Bona Indah, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Jumat (18/7).
Lebih lanjut pria yang sudah bekerja hampir 30 tahun lebih itu, katanya, ia menangis sedih saat mendengar berita di televisi. Ia pun tak menyangka apakah benar kejadian tersebut.

"saya tahu dari tv, katanya pesawat yang di tumpangi itu hancur dan gak ada yang selamat. Dia nelpon dari Belanda, mang nanti ikut ya kita liburan," ceritanya.
"Mau ke Bali. Dia (Miguel) "mang nanti ketemu disana ya (Bali) tiket sudah disiapkan" kata Omo menceritakan pembicaraan mereka.
Mamang pun tak menyangka almarhum mengajaknya yang menurut renana mereka akan berlibur sampai 13 Agustus 2014. Kenangan yang masih diingat pria berusia 50 tahun itu disaat Miguel mengatakan sudah membelikan baju untuknya.



Kronologi Hancurnya Pesawat

Malaysia Airlines MH17 jatuh di Ukraina Timur, diyakini akibat ditembak. Pemerintah Ukraina menyatakan bahwa pesawat penumpang Malaysia Airlines ditembak jatuh di kawasan timur, daerah yang menjadi basis pemberontak pro-Rusia.
 
Presiden Ukraina, Petro Poroshenko, mengatakan pesawat jatuh akibat "tindak terorisme". Pesawat dengan nomor penerbangan MH17 ini tengah dalam perjalanan dari Amsterdam, Belanda, ke Kuala Lumpur ketika jatuh pada Kamis sore waktu setempat. Lebih dari separuh penumpang diketahui merupakan warga negara Belanda.


(Lemsky)





Senin, 20 Januari 2014

Saat Vina Merekam Citra Biru

Tahun 1979 Vina Sastaviyana Panduwinata pulang kampung setelah bertahun-tahun bermukim di Jerman Barat.Kerabat dekat maupun keluarganya meminta agar Vina lebih baik menjalani karir musik di Indonesia saja. Pemusik Mogi Darusman bahkan membujuk agar Vina lebih bagus berkiprah di Indonesia saja.Vina yang telah melahirkan singles Java/Singles Bar pada label RCA Jerman Barat akhirnya luluh,dan pulang ke Jakarta Indonesia.

Vina Panduwinata saat rekaman album Citra Biru di Golden Hand Studio (Dokumentasi Denny Sakrie)
Vina Panduwinata saat rekaman album Citra Biru di Golden Hand Studio (Dokumentasi Denny Sakrie)


Suaranya yang khas,kenes,sexy dan manja menjadi daya tarik yang memikat banyak kalangan di Jakarta pada awal 80an termasuk Jackson Arief pendiri dan pemilik label Jackson Records and Tapes yang berdomisili di Pluit Jakarta itu.Jackson Arief memiliki persyaratan utama untuk mengontrak penyanyi atau band dibawah label Jacksons Record.”Mereka harus memiliki suara yang unik dan berbeda dari penyanyi yang telah ada.Karakternya harus kuat” kurang lebih demikianlah yang dipaparkan Jackson Arief.
Maka lihatlah para penyanyi yang dikontrak pada saat Jackson Record pertamakali berdiri pada tahun 1977 antara lain adalah Farid Hardja bersama Bani Adam hingga Deddy Stanzah bersama Silver Train.Keduanya memiliki warna suara yang unik dan berkarakter.

Vina Panduwinata dan bassist serta komposer Rudy Gagola (Dok.Denny Sakrie)
Vina Panduwinata dan bassist serta komposer Rudy Gagola (Dok.Denny Sakrie)

Akhirnya Vina Panduwinata pun dikontrak oleh Jackson Record & Tapes.Suara Vina yang lentur,sexy dan manja ini memang dekat dengan musik bernuansa R&B kontemporer.Musik pop yang berkecemndrungan seperti itulah yang kemudian menyarungi nuansa album debut Vina Panduwinata bertajuk “Citra Biru” itu.

Carry Poetirai,Chris manuel Manusama dan Morgan Sigarlaki sebagai penyanyi latar Vina Panduwinata (Dok.Denny Sakrie)
Carry Poetirai,Chris manuel Manusama dan Morgan Sigarlaki sebagai penyanyi latar Vina Panduwinata (Dok.Denny Sakrie)

Sederet pemusik muda berbakat ditunjuk untuk mengiringi vokal Vina Panduwinata yang khas.Mereka adalah Billy Budiardjo,Rudy Gagola,Dodo Zakaria,Chris Manuel Manusama,Jose,Morgan Sigarlaki dan Carry Poetirai. Adapun lagu-lagu yang dinyanyikan Vina ditulis oleh Billy J Budiardjo,Rudy GagolaDarwin,Dodo Zakaria serta dua komposer alumni Lomba Cipta Lagu Remaja Prambors James F Sundah yang dikenal lewat lagu Lilin Lilin Kecil serta Chris Manuel Manusama yang dikenal lewat lagu Kidung.

Billy Budiardjo dan Dodo Zakaria (Dok.Denny Sakrie)
Billy Budiardjo dan Dodo Zakaria (Dok.Denny Sakrie)

Album ini berhasil mencuatkan lagu Citra Biru karya James F Sundah yang saat itu mulai kerap di putar diberbagai radio swasta .Bahkan setelah  album perdana ini dirilis  Vina Panduwinata  memperoleh penghargaan sebagai  “Penyanyi Wanita Terbaik” dari hasil polling pembaca majalah remaja Gadis.


Muka A
  1. “Mawar Merah (Rudy Gagola) 
  2. “Citra Biru”(James F Sundah)
  3. “Aku Cinta Kau” (James F Sundah
  4. “Bahagia” (Rudy Gagola)
  5. “Rindu” (Rudy Gagola)
Muka  B
  1. “Khusuk” (Chris M Manusama)
  2. “Denny” (Rudy Gagola)
  3. “Jejaka Sendu” (Billy J Budiardjo/Amir ) 
  4. “Murka” (Rudy Gagola)
  5. “Salam Kami Dalam Lagu” (Chris M Manusama)

Sumber : Dennysakrie63's Blog

Vina Telah Merintis Debut Album Internasional Sejak Tahun 1978

Mungkin berbeda dengan penyanyi-penyanyi sekarang yang sangat berambisi ingin menjadi penyanyi internasional dengan menggembar-gembirkan slogan Go Internasional namun tak berbuah bukti, maka Vina Panduwinata tanpa banyak gembar-gembor malah telah melakukan hal tersebut sekitar 35 tahun yang lalu lewat rilisan singles Java/Singles Bar pada label internasional RCA Jerman di tahun 1978.


Vinyl singles Vina Panduwinata di tahun 1978 "Java" yang dirilis RCA Record (Foto Denny Sakrie)
Vinyl singles Vina Panduwinata di tahun 1978 “Java” yang dirilis RCA Record (Foto Denny Sakrie)


Mungkin banyak yang tak mengetahui hal ini. Dan uniknya, Vina Panduwinata malah memilih untuk kembali ke Indonesia menekuni karir musiknya yang dimulai  sejak tahun 1980 lewat album “Citra Biru” yang dirilis Jackson Records and Tapes.Menurut Vina,ikhwal lembalinya ke Jakarta itu atas anjuran pemusik almarhum Mogi Darusman.Mogi yang juga pernah merilis beberapa rekaman di Austria dan Barcelona itu menganjurkan agar Vina kembali ke Indonesia.


Inilah singles internasional penyanyi (Indonesia Vina Panduwinata (Foto Denny Sakrie)
Inilah singles internasional penyanyi (Indonesia Vina Panduwinata (Foto Denny Sakrie)


Mogi yakin bahwa Vina akan menjadi sosok yang lebih dibicarakan orang dalam khazanah musik Indonesia.Apa yang dianjurkan Mogi ternyata memang benar.Vina akhirnya meraih sukses gilang gemilang di negaranya sendiri,Indonesia.

Senin, 25 Februari 2013

Vina Panduwinata: Cantik dari Dalam


Vina Panduwinata: Cantik dari Dalam


Penguasaan diri dengan segala kerendahan hati adalah satu dari sekian banyak

resep cantik ala Vina.


Suaranya yang serak-serak basah mengalun indah begitu melantunkan lagu. Tapi tak hanya suaranya yang luar biasa, sang pemilik suara bernama lengkap Vina Dewi Sastaviyana Panduwinata dan akrab disapa Vina Panduwinata ini juga memiliki kehidupan luar biasa. Banyak ilmu yang diberikan kepada kami. Ucapannya yang tenang sekaligus menyenangkan membawa GH kepada perbincangan yang seru sekaligus menghibur. Tawa lepas seperti dibuat tiada henti oleh wanita kelahiran Bogor, 6 Agustus 1959 ini. Tidak itu saja, dia menghanyutkan kami dalam perenungan tentang kehidupan. Perenungan tentang apa yang seharusnya dilakukan oleh seorang manusia, baik untuk masyarakat biasa maupun pemimpin.


Apa rahasia hidup sehat Anda?


Segala sesuatu harus seimbang, termasuk makanan. Saya tidak selalu makan daging dan sayur. Untuk menyeimbangkan aktivitas saya yang begitu melimpah, saya mengonsumsi menu berserat, karbohidrat, dan protein. 


Keindahan suara Anda sepertinya diraih tanpa usaha. Apa betul?


Ini adalah anugerah Tuhan. Saya selalu minta ampun kepada-Nya, karena terlalu santai dan tidak menjaganya. Saya sering berbagi ke penyanyi-penyanyi baru, kalau kita di atas panggung jangan suka merasa sebagai ratu ataupun raja, karena ratu dan raja kita sebenarnya adalah penonton. Kedua,jangan pernah berpikir kalau Anda lebih baik daripada orang lain. Tetapi jangan juga merasa kurang. Itulah yang membuat Anda ringan dalam melangkah. 


 Apakah Anda memiliki ritual khusus sebelum naik ke atas panggung?


Dari dulu saya paling marah kalau ada permintaan foto, ajakan untuk berbicara, dan wawancara setengah jam sebelum bernyanyi. Dulu saya sering muntah. Pernah saat itu dengan Dono Warkop, saat kita harus tampil bersama, kami muntah bersama sambil berhadapan. Tetapi kalau tidak begitu, bisa gelagapan. Sampai 30 tahun ini saya tidak dapat berubah. Sekarang saya berusaha mencari ketenangan dengan berdoa sebelum pentas di atas panggung.


 Apa rahasia Anda untuk merasa lebih cantik?


Jangan kita memilih sesuatu karena harga dan citra. Saya selalu memilih segala hal dengan hati nurani dan perasaan cocok. Dengan begitu saya akan merasa nyaman dan juga cantik. Aura dan energi akan keluar saat berada di panggung. 


 Pernah melakukan kesalahan saat di panggung?


Saya pernah melakukan kesalahan, dan ternyata kok malah membuat penonton senang. Pernah saat bernyanyi saya berkata, ‘ups‘. Kemudian orang tertawa-tawa. Saya pun membalasnya, ‘Nah, ini nih, karena saya sudah tua, saya lupa.’ Mereka kemudian tertawa. Inilah cara bagaimana menggosok kekurangan dan memoles kelebihan kita. Jadi, segala yang kita punya bisa menjadi cantik dan akan menjadi cantik kalau kita bisa menguasai diri kita. 


Bagaimana Anda memandang kegiatan menyanyi Anda dibandingkan dengan profesi lain?

Semua profesi sama. Dalam satu hari saya hanya memiliki 1/3 dari 24 jam. Sementara itu 2/3-nya saya habiskan untuk bekerja. Saya perlu mengatur diri agar bermanfaat dan pintar membawa diri sehingga bisa hidup dengan nikmat. Kalau dianggap berat, maka akan menjadi berat. Tetapi kita juga tidak boleh mengentengkan masalah ataupun mencoba menjadi orang lain dalam pekerjaan. 


 Manifestasi Anda sebagai “Diva” itu seperti apa?


Kata Diva bisa disejajarkan dengan Dewi. Kalau saya lihat dalam 20 tahun terakhir ini, kata “diva” sudah dikomersialkan. Menurut saya Diva bukanlah sosok idola, melainkan orang yang bermanfaat untuk semua umat. Setiap orang berhak mengatakan siapa Diva mereka. Bagi saya Bunda Theresia adalah Diva


Dari 30 tahun perjalanan karier Anda, apa pelajaran hidup yang dapat Anda ambil?


Tentu banyak sekali pelajaran yang dapat diambil. Salah satunya pelajaran tentang begitu banyak macamnya manusia. Mereka tidak dapat ditebak. Ada perempuan berwajah galak dan suka cemberut, tetapi berhati malaikat. Dari itu semua saya selalu menanamkan pada diri saya: jangan pernah tidak senyum dan jangan pernah merasa rugi berbuat baik pada orang lain. Jadi, lakukan yang terbaik. 


Nasihat apa yang paling Anda ingat dari orangtua Anda?


Setiap napas yang kita hirup harus selalu kita tebus dengan sesuatu yang bermanfaat untuk diri kita dan orang lain. Almarhum ayah saya selalu mengatakan, ‘Vina kamu harus bersyukur, karena kamu diberikan kesempatan oleh Tuhan untuk mendapatkan pekerjaan yang luar biasa.’ Saya merasa tersanjung saat itu. Kemudian saya bertanya, ‘Kok mulia, Pa?’ Jawabnya, ‘Menyenangkan hati orang lain adalah sebuah pekerjaan mulia. Tetapi jangan salah gunakan kesempatan mulia ini.’ Saya pun menginterpretasikannya dengan tidak mencari-cari musuh di dalam pekerjaan dan termasuk kehidupan.


Kapan periode paling berharga dalam kehidupan Anda?


Saat melahirkan anak saya pada tahun 1990-an. Periode itu adalah saat yang berharga jika dibandingkan dengan mendapatkan penghargaan sekalipun. Pada dasarnya manusia selalu mencintai dirinya sendiri. Karena lahir dari tubuh saya. Maka, saya menyayanginya seperti saya menyayangi diri saya. 


sumber : goodhousekeeping

Selasa, 16 Oktober 2012

Untuk Acara Sosial, Vina Panduwinata Selalu Terbuka

Untuk Acara Sosial, Vina Panduwinata Selalu Terbuka 




Kapanlagi.com - Siapa tidak kenal Vina Panduwinata? Sosok penyanyi pemilik suara merdu yang terkenal dengan sebutan Si Burung Camar. Dia juga sebagai diva senior Indonesia yang masih terus berkarya hingga saat ini.

Karena eksistensinya pelantun Di Dadaku Ada Kamu itu mampu bertahan dalam era penyanyi-penyanyi di bawahnya, seperti dengan Titi DJ yang pernah menjadi penyanyi latar saat Vina manggung.

"Titi bilang senang duet dengan saya, saya juga senang banget. Ditambah lagi dengan musik yang dibuat Andi Rianto," ujar Mama Ina, sapaanya, di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta Pusat (16/10).

Konser Hello! Loves You Charity Concert 'Changing Life' Diva Reunion digelar di Plenary Hall Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (16/10) malam. Sejumlah musisi menjadi pengisi acara malam itu, di antaranya Vina Panduwinata, Titi DJ, Diana Nasution, Rika Roeslan, Dea Mirela, Andien, Astrid, Be3 dan lain-lain.

Vina sendiri bangga bisa terlibat dalam konser malam itu. Dia mengaku selalu terbuka saat ditawari untuk bergabung dalam setiap kegiatan sosial.
"Mama Ina ikut acara ini saat tahu ini acara charity. Untuk saya, kalo bisa bantu saudara-saudara yang membutuhkan, seyogyanya saya membantu," tukasnya. (kpl/ato/dis/dar)

Rabu, 10 Oktober 2012

Ukiran Tanda Tangan Para Ikon Entertainment dan Mode Indonesia



Vina Panduwinata (Ikon Entertainment, Penyanyi Solo Wanita)

Lippo Mall Kemang membuka selubung ukiran tandatangan para ikon entertainment dan mode Indonesia yang tertanam di salah satu bagian di Avenue of The Stars. Para bintang terpilih ini adalah hasil seleksi dari sebuah award “Anugrah Bintang Luminar 2012”. Ada sepuluh  icon Indonesia yang terpilih dalam penghargaan ini yaitu:Vina Panduwinata (Penyanyi Solo Wanita), Iwan Fals (Penyanyi Solo Pria), Slank (Penyanyi Duo/Group), Christine Hakim (Aktris Film/Televise), Deddy Mizwar (Aktor Film/Televise), Becky Tumewu (Pembawa Acara Televisi Wanita), Andy Noya (Pembawa Acara Televisi Pria), Edward Hutabarat (Perancang Mode), Waldjinah (Pengabdian Seumur Hidup) serta Agnes Monica (Pilihan Masyarakat). Acara berlangsung 29/9/2012 dalam puncak rangkaian pembukaan Lippo Mall Kemang, Jakarta.

Peresmian Ukiran Tandatangan Para Ikon Entertainment dan Mode Indonesia 
 Peresmian Ukiran Tandatangan Para Ikon Entertainment dan Mode Indonesia
duwinata (Ikon Entertainment, Penyanyi Solo Wanita)


Ukiran tandatangan Vina Panduwinata (Ikon Entertainment, Penyanyi Solo Wanita)

Ukiran tandatangan Vina Panduwinata (Ikon Entertainment, Penyanyi Solo Wanita)


Sumber Sejutaartis.com


Senin, 17 September 2012

Penghargaan Anugerah Bintang Luminar 2012



20120915_Vina_Panduwinata_5416.jpg

20120915_Vina_Panduwinata_8704.jpg 20120915_Vina_Panduwinata_6207.jpg 20120915_Vina_Panduwinata_2153.jpg

20120915_Vina_Panduwinata_4575.jpg 20120915_Vina_Panduwinata_6923.jpg 20120915_Vina_Panduwinata_5863.jpg

Diva Indonesia, Vina Dewi Sastaviyana Panduwinata atau yang lebih dikenal sebagai Vina Panduwinata menerima penghargaan Anugerah Bintang Luminar 2012 di Balai Kartini, Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jumat (14/9/2012) malam. Vina Panduwinata menerima penghargaan dalam kategori penyanyi solo wanita dengan menyisihkan para pesaingnya seperti Agnes Monica, Rossa, Krisdayanti, dan Waljinah. (Tribun Jakarta/Jeprima)

Rabu, 01 Agustus 2012

Vina Panduwinata Puncaki Tangga Lagu Monstro Top 40

 Salah satu lagu dari biduanita Indonesia, Vina Panduwinata, memuncaki daftar tangga lagu Top 40 versi Monstro Jumat (22/6) ini. Penyanyi berjuluk ‘si Burung Camar’ ini mengalahkan beberapa penyanyi mancanegara lainnya berkat lagu berjudul “Di Dadakau Ada Kamu” yang menjadi lagu yang paling banyak dibagikan di Twitter. Lagu tersebut aslinya merupakan lagu lama ciptaan almarhum Dodo Zakaria yang termuat di album “Citra Ceria” rilisan tahun 1984. Lagu tersebut kemudian diarensemen ulang dengan versi terkini di album “Vina Terbaik 1981-2006” produksi tahun 2008.
Monstro merupakan situs jaringan musik real time yang menunjukkan berapa banyak pengguna di media sosial semisal Youtube, Spotify, Twitter, Hype Machine, dan berbagai situs sejenis yang sedang memainkan sebuah lagu dari musisi maupun grup band dalam kurun waktu tertentu. Dalam halaman awalnya, pengguna dapat melihat daftar Top 40, Top 10, dan Top Artis. Pengguna juga dapat melihat daftar lagu paling populer versi terkini, kemarin, dan pekan lalu. Setiap item dapat diklik untuk mengungkapkan mengenai siapa saja yang memainkan atau berapa orang yang membagikan lagu tersebut di media sosial.

Bagi pengguna yang ingin memiliki akun di Monstro, cukup masuk menggunakan akun Twitter. Setelah itu Anda dapat melihat daftar lagu apa saja yang sedang menjadi tren terbaru di Twitter dan platform lainnya. Anda juga dapat melihat lagu-lagu paling populer yang dibagikan oleh pengguna Monstro lainnya pengguna telah berbagi, atau memeriksa apakah teman Anda menjadi salah satu yang ikut membagikan lagu tersebut. Setiap lagu juga dapat didengarkan secara streaming dari Rdio atau Spotify. Anda pun dapat membeli lagu tersebut melalui iTunes ataupun Amazon MP3, atau melihat video klipnya di Youtube.

Sumber foto: themonstro.com